Xi Jinping Beri Pesan untuk RI

Xi Jinping Beri Pesan untuk RI
( Pequim - China, 24/05/2019) Vice-Presidente da República, Hamilton Mourão, durante Audiência com o Presidente da República popular da China, Senhor Xi Jinping. Foto: Adnilton Farias/VPR

JI-Bangkok. Presiden China Xi Jinping mengatakan wilayah Asia-Pasifik tidak akan mendukung setiap upaya untuk mengobarkan “Perang Dingin baru”. Hal ini terjadi tatkala munculnya ketegangan antara negara yang dipimpinnya dengan Amerika Serikat (AS).

Dalam pernyataannya yang dikutip The Straits Times, Xi menyerukan kerja sama yang lebih dalam dan non-diskriminatif di antara negara-negara kawasan itu. Ia juga mendesak peningkatan konektivitas antar negara.

“Asia-Pasifik bukanlah halaman belakang siapapun dan tidak boleh menjadi arena kontes kekuatan besar. Tidak ada upaya untuk mengobarkan Perang Dingin baru yang akan diizinkan oleh rakyat atau zaman kita,” katanya dalam sambutan tertulis pada KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Bangkok.

“China akan secara aktif meningkatkan saling melengkapi antara Belt and Road Initiative dan strategi pengembangan pihak lain untuk bersama-sama membangun jaringan konektivitas Asia-Pasifik yang berkualitas tinggi.”

Xi, yang mengadakan serangkaian pertemuan tingkat tinggi dengan para pemimpin internasional minggu ini, dijadwalkan untuk berbicara di KTT tersebut. Namun hal ini dibatalkan karena jadwal yang bentrok.

“Unilateralisme dan proteksionisme harus ditolak oleh semua; setiap upaya untuk mempolitisasi dan mempersenjatai hubungan ekonomi dan perdagangan juga harus ditolak oleh semua orang,” tambah sambutannya.

Meskipun dia tidak menyebut AS secara spesifik, kawasan Asia-Pasifik telah mengalami keretakan ekonomi dan politik yang tumbuh antara Beijing dan Washington. Terbaru, keduanya memanas setelah Washington mengeluarkan peraturan baru terkait ekspor cip menuju China.

Walau memanas, Xi Jinping sempat mengadakan pertemuan dengan Presiden AS Joe Biden awal pekan ini di KTT G20 Bali. Pertemuan ini disoroti sebagai pemecah ketegangan antara kedua negara.

Pada hari Kamis, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan menjaga jalur komunikasi terbuka antara AS dan China sangat penting untuk menghindari konflik dan bekerja sama dalam menghadapi tantangan seperti krisis iklim dan keamanan kesehatan (https://www.cnbcindonesia.com/)

Print Friendly, PDF & Email

Share This:

jurnalintelijen

Subscribe

verba volant scripta manent