RESMI BERBADAN HUKUM, PARTAI UMAT RESMIKAN KANTOR DPP

RESMI BERBADAN HUKUM, PARTAI UMAT RESMIKAN KANTOR DPP

Konferensi pers Partai Ummat, Sabtu (28/08), sumber foto: Ist

Kemenkumham telah mengesahkan badan hukum partai Ummat pada tanggal 20 Agustus 2021. Dalam kesempatan ini saya ingin sampaikan pandangan pokok partai Ummat dalam ikut memperbaiki kehidupan nasional bangsa Indonesia, ujar Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi dalam jumpa pers peresmian kantor DPP Partai Ummat dan pengumuman badan hukum Partai Ummat, Sabtu (28/08)

Partai Ummat memegang teguh Tauhid Islam, yakni keyakinan mutlak pada Ketuhanan Yang Maha Esa, dari keyakinan pada ke-Esaan Allah SWT itu partai Ummat akan berjuang sungguh-sungguh untuk mengejawantahkan kemanusiaan yang betul-betul adil dan beradab, jauh dari kedzaliman dan jauh dari kebiadaban, jelas Ridho.

Menurutnya partai Ummat akan berjuang maksimal untuk mewujudkan persatuan Indonesia. Partai Ummat akan melawan setiap usaha terbuka atau terselubung yang ingin membelah bangsa dan mengadu-domba sesame anak bangsa. Partai Ummat Insya Allah selalu mendepankan pentingnya musyawarah dan permufakatan dalam mengaktualisasi kerakyatan rakyat Indonesia.

Insya Allah partai Ummat akan berusaha keras untuk mencegah agar demokrasi kita tidak merosot berubah menjadi oligarki politik dan oligarki ekonomi. Kita tahu yang menangguk keuntungan tanpa ampun luar biasa adalah kaum oligarki yang sejatinya itu sekarang ini makin lama makin kuat mencengkeram Republik Indonesia. Partai Ummat insya Allah mengambil pelajaran dari para Rasul yang tergolong Ulil Azmi, yakni Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa dan Nabi Muhammad SAW, karena nabi itu sepanjang sejarah selalu membela kaum dhuafa dan mustadhafin, kata ketua majelis syuro partai Ummat Amien Rais.

Partai Ummat akan memegang teguh kebenaran yang diajarkan oleh Allah SWT. Segala kebenaran yang sejati dating dari Allah SWT, bukan kebenaran yang diajarkan oleh Karl Marx, Friedrich Engels, Lenin dan Stalin. Bukan pula kebenaran yang dipropagandakan oleh Mao Zedong, Deng Xiaoping, dam Xi Jinping sekarang ini, ujar Amien Rais.(Red)

Print Friendly, PDF & Email

Share This:

jurnalintelijen

Subscribe

verba volant scripta manent