WAPRES TERPILIH KH. MA’RUF AMIN : ULAMA JAGA RAKYAT DARI TAFSIR MENYIMPANG

WAPRES TERPILIH KH. MA’RUF AMIN : ULAMA JAGA RAKYAT DARI TAFSIR MENYIMPANG

Jakarta-JI. Nabi Muhammad SAW mewariskan ajaran yang benar bagi ummatnya. Umat Islam tidak akan rugi jika berpegang pada Al Quran dan hadist nabi. Pasca nabi meninggal maka tugas ulama untuk menjaga masyarakat dari tafsir menyimpang.
Demikian dikemukakan Wapres terpilih KH Ma’ruf Amin dalam pengajian bulanan Majelis Riyadhul Jannah di Pesona Kayangan, Depok, Jawa Barat (15/9/2019) seraya menegaskan, boleh saja ada perbedaan tapi harus dalam wilayah perbedaan jika diluar itu berarti menyimpang.
“Dakwah yang baik adalah dakwah yang halus, tidak mengajak kekerasan, tidak menyinggung SARA, tidak mempersoalkan Pancasila, UUD 1945 dan menjaga persatuan, “ujar Ma’ruf Amin seraya menegaskan, kita tidak boleh mewariskan generasi yang lemah.
“Lemah ekonomi, agama, pendidikan. Untuk itu, umat Islam perlu dikuatkan dalam segala hal, ” tegasnya seraya menghimbau terus ukhuwah Islamiyah dan bersatu.Perbedaan katanya masih diperbolehkan namun tidak boleh menyimpang karena merusak ukhuwah wathoniyah.
Menurut Ma’ruf yang Ketua MUI ini, jangan sampai gara gara beda pilihan saat Pilpres dan pemilu legislatif atau beda Parpol merusak perdamaian dan persaudaraan sesama warga bangsa.
Habib Abu Bakar al Athos pimpinan pengajian Majelis Riyadhul Jannah Depok ini dihadiri unsur TNI, Polri, dan berbagai kalangan masyarakat sebagai jamaahnya. Kemudian, Wapres terpilih KH Ma’ruf Amin menyatakan, ini pengajian yang baik dan perlu didukung, serta mengucapkan terima kasih kepada Habib Abu Bakar al Athos sebagai pimpinan Majelis Riyadhul Jannah yang telah mengundangnya. Turut memberikan tausyiah adalah Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof. Nasaruddin Umar (Red).

Print Friendly, PDF & Email

Share This:

jurnalintelijen

Subscribe

verba volant scripta manent