Buruh Akan Unjuk Rasa Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan di 25 Kabupaten/Kota Termasuk Jakarta, 16 Agustus 2019

Buruh Akan Unjuk Rasa Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan di 25 Kabupaten/Kota Termasuk Jakarta, 16 Agustus 2019
Foto : Aksi menolak UU MD3 di Mahkamah Konstitusi,Kamis (15 Maret 2018), Andi Naja

STRATEGIC ASSESSMENT. Buruh akan berunjukrasa menolak rencana revisi Undang-undang Ketenagakerjaan ketika Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan pada 16 Agustus 2019 di Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat. Aksi itu merupakan perlawanan awal sebelum eskalasi meningkat jika pemerintah bersikukuh melanjutkan rencana revisi.
Setidaknya 5 ribu peserta aksi dari Jakarta dan sekitarnya akan berkumpul di depan Gedung DPR RI untuk terlibat dalam aksi tersebut. Peserta aksi mayoritas berasal dari gerakan buruh dengan dukungan dari gerakan pemuda, perempuan, dan elemen rakyat lainnya dari organisasi-organisasi yang bergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak).
Selain di Jakarta, aksi juga akan dilakukan di tempat lain. Pengurus Nasional Sentral Gerakan Buruh Nasional Akbar Rewako menyebutkan aksi gabugan akan dilancarkan di 25 titik kabupaten/kota. Kota-kota itu di antaranya adalah Bandung, Semarang, Surabaya, Manado, dan Medan. Menurutnya, revisi ini tidak hanya merugikan buruh tapi juga rakyat. “Ketika pendapatan pekerja menurun pasti akan menurunkan daya beli masyarakat. Otomatis berpengaruh pada situasi ekonomi karena penopan pertumbuhan ekonomi ada dikonsumsi (Red).

Print Friendly, PDF & Email

Share This:

jurnalintelijen

Subscribe

verba volant scripta manent