Indonesia Tidak Butuh Duplikat Putin

Indonesia Tidak Butuh Duplikat Putin

Indonesia di bawah rezim seperti Rusia di bawah Vladimir Putin adlh impian para pengagum otoriterisme dan kediktatoran. Kendati secara formal Rusia adalah Republik dengan sistem demokrasi, namun dalam praktik ia lebih dekat dengan otoriterisme.

Putin tidak dapat dikontrol oleh Parlemen dan selalu terpilih sebagai Presiden atau PM bergantian. Putin juga membuat Rusia menjadi kekuatan pesaing AS, tetapi dengan cara yang sama dengan ketika rezim Soviet berkuasa: melalui operasi intelijen dan perang siber. Ekonomi Rusia juga dimonopoli oleh kelompok oligarki yang dikontrol negara.

Jika Indonesia akan menggunakan sistem politik model Rusia, dan mengangkat seorang pemimpin yg memiliki karakter Putin, maka masa depan negeri ini juga akan segelap Uni Soviet. Sebab Indonesia bukan negara dengan masyarakat yang homogen dan wilayah dg daratan luas, tetapi negara kepulauan dengan masyarakat majemuk.

Mereka yang bermimpi merusiakan dan memputinkan Indonesia adalah orang2 yang tak paham dengan sejarah bangsa dan perjuangan Indonesia. Menyedihkan tetapi juga MENGERIKAN!

Honolulu, Hawai’i, 31/03/2018

*) Muhammad AS Hikam, pengamat politik

Print Friendly, PDF & Email

Share This:

jurnalintelijen

Subscribe

verba volant scripta manent