Presiden Jokowi : Kebijakan Penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah Kepada Masyarakat Bukan Mengada-Ada

Presiden Jokowi : Kebijakan Penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah Kepada Masyarakat Bukan Mengada-Ada

 

Pemerintah memastikan betul bahwa sertifikat yang diserahkan itu diterima dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat pemilik lahan di seluruh Indonesia. Sertifikat yang sudah diserahkan diangkat tinggi-tinggi. Biar kelihatan semuanya bahwa sertifikat sudah diserahkan dan betul-betul sertifikat ini sudah menjadi milik Bapak-Ibu sekalian dan bukan pengibulan, kata Presiden saat menyerahkan sertifikat secara langsung di GOR Rudy Resnawan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, (Senin 26 Maret 2018).

Presiden Jokowi sempat menyinggung terkait tuduhan pihak tertentu yang mengatakan bahwa kebijakan tersebut adalah pembohongan semata, hal itu dikatakannya ketika memberikan sambutan pada saat penyerahan sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat.

Karena ada yang ngomong pembagian sertifikat itu pengibulan. Tidak ada, sertifikat betul-betul sudah diserahkan kepada masyarakat,  ujar Presiden. Dalam kunjungan kerja kali ini, sebanyak 3.630 sertifikat hak atas tanah diserahkan oleh Presiden Joko Widodo kepada masyarakat penerima sertifikat. Para penerima datang dari sejumlah kota-kabupaten di Kalimantan Selatan, yaitu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Tanah Laut.

Usai penyerahan sertifikat hak atastanah,Presiden joko Widodo pun menyampaikan pandangannya soal ketimpangan atas penguasaan lahan yang saat ini terjadi di Indonesia kepadapara wartawan. Dalam halini, Presiden menekankan, pemberian izin kepemilikan dan pembukaan lahan bagi segelintir pengusaha besar tidak diberikan olehnya selama memegang tampuk kepemimpinan.(BK)

Print Friendly, PDF & Email

Share This:

jurnalintelijen

Subscribe

verba volant scripta manent